Posts Tagged “outliers”

Premier Business Leadership Series (28)

By Swastika | September 15, 2009

Oleh Dr. Asep Saefudin Pada saat kuliah Pengantar ke Filsafat Sains di Program Doktor Manajemen Bisnis IPB tanggal 12/09/2009 materi yang dibahas adalah soal pola berpikir induktif dan deduktif. Saya berhipotesisa bahwa pola induksi orang-orang Indonesia sudah mulai rusak sejak dini, yakni sejak SD, bahkan sejak TK. Kita terlalu dipaksakan berpikir deduktif dengan menjejalkan teori-teori [...]

Read more »

Premier Business Leadership Series (27)

By Swastika | September 15, 2009

Oleh Dr. Asep Saefudin Team of Rivals Image via Wikipedia Team of Rivals adalah buku sejarah Amerika tentang Abraham Lincoln. Buku itulah yang menginspirasi Barrack Obama ketika terpilih menjadi Presiden Amerika. Adalah wajar bila Obama memilih Hilary Clinton menjadi salah seorang mentri utama di Kabinetnya. Lincoln telah melakukan hal itu sekitar 150 tahun yang lalu. [...]

Read more »

Premier Business Leadership Series (25)

By Swastika | September 5, 2009

Oleh Dr. Asep Saefudin OUTLIERS Di dalam The Tipping Point sekilas Galdwell menyebut ada tipe orang-orang yang luar biasa. Mereka tidur hanya sedikit, membaca koran/buku/jurnal lebih banyak, bekerja lebih giat, belajar lebih sering, pokoknya segala sesuatunya mereka lakukan dalam takaran ‘lebih’ daripada pada umumnya manusia. Jadilah mereka outliers. Orang itu bisa saja ilmuwan, pebisnis, seniman, [...]

Read more »

Premier Business Leadership Series (22)

By Swastika | September 1, 2009

Oleh Dr. Asep Saefudin Zaman pendudukan Jepang juga telah memberikan kontribusi terhadap pak Andi sebagai ‘outliers’, walaupun tidak sebanyak zaman Hindia Belanda. Pada zaman Jepang, bahasa Indonesia menjadi bahasa pengantar di Sekolah. Bahasa Jepang juga wajib untuk para siswa. Setiap Senin pagi siswa siswi mengibarkan bendera Jepang dan sumpah pelajar Jawa Baru. Di dalam buku [...]

Read more »

Premier Business Leadership Series (21)

By Swastika | September 1, 2009

Oleh Dr. Asep Saefudin Ketika ada salah seorang anggota diskusi millist Alumni-IPB memberi komentar PBLS (20) “Mani detil pisan kang Asep”, saya menjadi malu. Saya tidak merasa tulisan itu sedetil kebiasaan Pak Andi. Untuk itu saya cepat-cepat buka buku “Pola Induksi Seorang Eksperimentalis“. Saya masih ingat waktu menyusun buku itu, Pak Andi meminta saya menyimpan [...]

Read more »