Premier Business Leadership Series (25)

By Swastika | September 5, 2009

Oleh Dr. Asep Saefudin

OUTLIERS

Di dalam The Tipping Point sekilas Galdwell menyebut ada tipe orang-orang yang luar biasa. Mereka tidur hanya sedikit, membaca koran/buku/jurnal lebih banyak, bekerja lebih giat, belajar lebih sering, pokoknya segala sesuatunya mereka lakukan dalam takaran ‘lebih’ daripada pada umumnya manusia. Jadilah mereka outliers. Orang itu bisa saja ilmuwan, pebisnis, seniman, manager, petani, penulis, pilot, atau profesi apa saja.

Selain faktor genetik, ada faktor lingkungan yang awalnya mendukung atau mungkin memaksa mereka berlaku lebih. Dari kisah ‘Tumbuh Kembang di Tiga Zaman’ kita bisa melihat bagaimana Pak Andi ditempa situasi masa dini sehingga akhirnya Beliau menjadi penulis produktif, punya inovasi/ determinasi yang jelas, dan ciri lainnya sebagai seorang ‘outlier’, temasuk kejeniusannya dalam menjaring siswa berbakat untuk menjadi mahasiswa.

Di luar itu, ada suatu sistem yang dibuat manusia sehingga menyebabkan sekelompok orang manjadi outliers dalam suatu hal. Lalu menyisihkan orang lainnya sehingga menjadi orang biasa saja. Bila sistem itu rasional, mungkin keterwujudan outlier menjadi wajar. Yang parah bila sistem itu irrasional, bisa jadi hal itu menyengsarakan masa depan seseorang. Di dalam pendidikan, bisa saja terjadi seorang yang berbakat dan cerdas harus terlempar dari bangku kuliah hanya gara-gara dia tidak bisa bayar SPP. Na’udzubillah (Semoga tidak terjadi).

Pada bagian pendahuluan Gladwell mengangkat isu outlier pada pemain hoki di Kanada. Selain base-ball, hoki adalah olah raga yang sangat digandrungi orang Kanada. Sangat tergila-gila. Di Underground City Toronto ada musium hoki diberi nama Hall of Fame untuk menghormati pejuang-pejuang hoki Kanada. Ditilik dari jenis permainannya, saya pikir wajar kalau orang demen sama hoki. Tapi kalau base-ball, secara merasa permainan itu cukup ‘boring’. Tetapi base ball lebih tidak membosankan ketimbang golf.

Kembali ke hoki yang dianalisis oleh Gladwell, ada yang menarik dari bulan lahir para pemain Junior suatu grup juara Kanada. Kalau hoki juara Kanada hal itu berarti juara dunia. Seperti halnya bulu tangkis di Indonesia sebelum tahun 83, juara Indonesia adalah juara dunia. Sekarang konotasi itu diambil oleh Cina. Sangat disayangkan.

Apa yang aneh dengan bulan lahir para pemain junior hoki di Kanada itu? Ternyata hampir semua pemain dilahirkan di bulan awal tahun seperti Januari, Februari, Maret, dan April. Apakah musim dingin menyebabkan anak lahir membawa gen-gen super untuk hoki? Ataukah gen-gen super untuk hoki yang pada sperma dan sel telur itu cocok bertemu pada musim semi, sehingga pada musim dingin berikutnya melahirkan anak jenius hoki? Atau apa?  Don’t go away, I’ll be back dengan jawaban itu he he he.


1 Comment

Leave Your Comment

Your email will not be published or shared. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word